Managemen PTPN.4 Kebun Bah Jambi Dinilai Tidak Mampu Menjaga Asset Perusahaan. Pihak Kantor Pusat Turunkan 2 (dua) Orang Pengacara. -->

Managemen PTPN.4 Kebun Bah Jambi Dinilai Tidak Mampu Menjaga Asset Perusahaan. Pihak Kantor Pusat Turunkan 2 (dua) Orang Pengacara.

Minggu, 19 April 2020, 09:41 WIB
Oleh Red . 01

Reporter  : RLR

Simalungun  ||  BUMN Perkebunan diharapkan dapat menjadi penyumbang pendapatan negara Republik Indonesia. Tapi hal ini tidak menjadi prioritas bagi managemen PTPN.4 unit kebun Bah Jambi sebagai salah satu unit produksi PTPN.4

Areal HGU milik PTPN.4 kebun Bah Jambi di afdeling 3 dan afdeling 9 dijadikan kolam Ikan oleh beberapa orang pengelola. Menurut pantauan awak media, hingga saat ini kolam masih beraktifitas sebagaimana fungsinya yang dikelola oleh masyarakat.

Seperti sudah diberitakan sebelumnya, terjadi alih fungsi areal HGU kebun Bah Jambi. Tetapi hal ini tidak membuat pihak managemen unit kebun Bah Jambi mengambil langkah tegas. Bahkan terkesan adanya pembiaran, karena hingga saat ini belum ada upaya berarti dari pihak unit kebun Bah Jambi untuk menambil alih areal HGU demi difungsikan sesuai fungsinya. Hal ini menjadi pertanyaan, apakah pihak managemen kebun tidak mampu menjaga asset milik PTPN.4 ?.

Manager kebun Bah Jambi, Edi Harianto yang coba dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp mengatakan bahwa sedang di proses dan menyuruh untuk kontak Asisten SDM. Ketika dipertanyakan tindakan apa yang dilakukan sesuai kapasitasnya sebagai manager di kebun Unit Bah Jambi, Edi hanya menjawab, 'Uda sama itu bg, krn mewakili Manajemen'. Jawaban yang tidak sesuai dengan inti pertanyaan.

Asisten SDM kebun Bah Jambi, Commer Purba yang coba di konfirmasi mengatakan bahwa pihak pengelola sudah di panggil. Tetapi hingga sekarang mereka tidak membongkar kolam tersebut. Lebih Jauh dipertanyakan langkah tegas Unit Kebun Bah Jambi, Commer mengatakan, "Sudah kita minta pendampingan dari kantor pusat bang. Kemeren sudah ada 2 (dua) orang pengacara yang diturunkan pihak kantor pusat bang, dan sudah kita bawa kelokasi. Soal bagaimana nanti tindakan, pihak kantor pusatlah yang ambil keputusan", Tutup Commer.

Dari jawaban Asisten SDM dan Manager kebun ketika dipertanyakan prihal tindakan tegas pihak managemen unit terkait keberadaan kolam. Kedua tidak menjawab adanya tindakan tegas, Hanya sebatas pemanggilan dan selanjutnya di serahkan ke kantor pusat. Jika di simak dari keterangan kedua nya dapat diartikan kalau pihak managemen unit tidak mampu bertindak tegas. Demikian juga jika kita melihat ke lokasi HGU PTPN.4 Kebun Bah Jambi yang di jadikan Kolam, Tampak adanya bangunan permanen di areal HGU yang dijadikan kolam, yang dapat didefinisikan hal ini merupakan pembiaran karena terlihat jelas keberadaan kolam dan bangunan permanen di areal HGU PTPN.4 Kebun Bah Jambi.


Dari keterangan warga sekitar, bahwa keberadaan kolam ini sudah lama. Dan ketika replanting, kolam ini sama sekali tidak dikerjakan. Padahal biasanya kebun tanam hingga ke tepi sungai atau aliran sungai. Tapi kalau ini sama sekali tidak dikerjakan dan dibiarkan.





TerPopuler