Diduga Sebagai Tempat Prostitusi, Warga dan Ketua PAC Pemuda Pancasila Minta Aparat Hukum Tutup Cafe 80 -->

Diduga Sebagai Tempat Prostitusi, Warga dan Ketua PAC Pemuda Pancasila Minta Aparat Hukum Tutup Cafe 80

Jumat, 06 November 2020, 15:48 WIB
Oleh Red . 01

 


Rep : RLR

SIMALUNGUN  || Warga Nagori Muara muia Kecamatan  Tanah Jawa kembali mengeluhkan tentang keberadaan Cafe 80 di Jalan Besar Hutabayuraja. Pasalnya, sejak berdiri hingga sekarang, suara bising musik dari kafe, Dimasa pandemi ini juga sering Berkumpul sangat menganggu kenyamanan warga sekitar terutama di malam hari.

Dari pengakuan warga, sudah beberapa kali bertemu dengan pekerja dan pengelola kafe, agar bisa mengecilkan suara musik di malam hari. Namun belum juga direspon.“Kami di sini sengaja berkumpul, agar kawan-kawan wartawan tahu jeritan kami. Sudah beberapa kali kami mengadu ke pihak terkait, tapi tak direspon. Kemanakah kami akan mengadu persoalan ini,” kata warga sembari meminta supaya namanya dirahasiakan, SABTU (06/11/2020) sekira jam 13.00 wib.Protes warga setempat sebenarnya sejak tahun lalu. 

Berbagai cara sudah dilakukan. Bahkan, warga meminta agar pihak kafe Tidak Menghidupkan musik, karena menggangu  yang sudah tidur, Tetapi tidak digubris.Lebih dari itu, warga juga meminta solusi lain, agar pada malam hari, agar tidak bising. Oleh karena itu pihaknya pun memohon agar kafe tersebut ditutup dan pindah karena meresahkan warga.Ditambahkan Ketua PIMPINAN ANAK CABANG PEMUDA PANCASILA ARGA. P SIAGIAN, SH  .

Atas laporan Warga Yang datanh ke kantor kita,Saya Langsung menyuruh Anggota kita Langsung Cek Kelokasi Ternyata pemilik cafe 80 BANJE juga Diduga Menyediakan tempat prostitusi. Sehingga akan merusak Moral Pemuda setempat, Kami Berharap Pemerintah dan Pihak Kepolisian Setempat Menutup Cafe 80 karena Banyak Anak Muda kampung Kami Tiap Malam Mabuk Pulang Cafe 80,Ditambah Lagi pemilik Cafe Diduga Menyediakan Cewek   muda muda untuk Dijual ke Hidung Belang“Kami sudah bosan dengan ini, oleh karena itu kami pun minta DPRD  pemkab  serius menangani ini,” tutupnya.

TerPopuler