Di PTPN.4 PKS Tinjowan Tidak Berlaku Undang - Undang Hukum Pidana Republik Indonesia, Pelaku Pencurian Diproses Berdasarkan PerDir -->

Di PTPN.4 PKS Tinjowan Tidak Berlaku Undang - Undang Hukum Pidana Republik Indonesia, Pelaku Pencurian Diproses Berdasarkan PerDir

Senin, 05 Juli 2021, 03:40 WIB
Oleh Red . 01



SIMALUNGUN.DELINEWSTV.COM,
Simalungun - Sumut
05/07/21 


Miris !!! Pelaku pencurian asset PTPN.4 Unit PKS Tinjowan tidak ditindak secara perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.


Hal ini diungkap oleh Simon Nainggolan selaku komandan investigasi TOPAN - RI Sumatera Utara kepada awak media. Dalam penjelasannya Simon Nainggolan menjelaskan sangat terkejut dengan pernyataan manager unit PKS Tinjowan saudara Danil Nafri. 


"Kita dari Lembaga Swadaya Masyarakat meminta agar pelaku pencurian asset PTPN.4 Unit PKS Tinjowan dilaporkan kepada pihak berwajib agar diproses sesuai hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Tetapi sang manager malah menjawab bahwa mereka ada PerDir dan pelaku pencurian dimaksud diproses berdasarkan PerDir."


"Jawaban manager PKS Tinjowan ini sangat mengejutkan dan menimbulkan pertanyaan, apakah PerDir yang dimaksud beliau lebih tinggi kedudukan hukumnya dari pada Undang - Undang Hukum Pidana Republik Indonesia? Ataukah di PTPN.4 ada peradilan khusus dan tidak berlaku peradilan Negara Republik Indonesia di BUMN PTPN.4 Unit PKS Tinjowan?" Jelas Simon.


Lebih lanjut Simon Nainggolan mengatakan, "Kita sangat miris, apalagi dalam hal ini secara tidak langsung dinyatakan Undang - Undang Hukum Pidana Republik Indonesia tidak diberlakukan di PTPN.4 unit PKS Tinjowan. Yang berlaku adalah PerDir, jadi dapat di defenisikan pelaku pencurian asset PTPN.4 di Unit PKS Tinjowan diproses berdasarkan PerDir, tidak berlaku proses hukum Negara di unit PKS Tinjowan", tutup Simon.


Hingga berita ini diturunkan ke meja redaksi, Direktur PTPN.4 belum dapat dikonfirmasi.

RLR


TerPopuler